Alternatif Jualan Online Tanpa Membuat Website

BALESIN – Jualan online sudah semakin mudah, cepat, dan banyak pilihan. Sebelum mulai berjualan, mungkin kamu terpikirkan, gimana cara orang tau toko barumu? Apakah kamu harus membuat website untuk toko online-mu? Apa aja yang harus ada di dalam website? Bagaimana cara online marketing? Apa itu SEO? Daaaan lain sebagainya.

Jawabannya, kamu nggak harus selalu memulai berbisnis online dengan membuat website lho. Website atau laman pribadi memang banyak manfaatnya. Kamu bisa menjadikan website sebagai pusat toko online-mu, sekaligus membangun image brand dan kepercayaan konsumen. Tapi, membuat website bagi online seller nggak selamanya mudah. Dan sekarang, banyak alternatif jualan online tanpa membuat website. Apa aja? yuk kita cek.

  1. Manfaatkan media sosial

(Sumber: research snipers)

Social media adalah “the big thing on the internet”. Hampir semua bisnis online sudah dan harus menggunakan media sosial untuk mendukung perkembangan bisnisnya. Bahkan, media sosial menjadi alat yang sangat vital dan menentukan kelangsungan bisnis online-mu. Media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan masih banyak lagi bukan cuma menjadi alat untuk meningkatkan exposure, tapi juga menjadi investasi bisnis. Bahkan, kamu bisa langsung berjualan di media sosial, tanpa harus memiliki website.

Saat ini, Instagram menjadi salah satu media sosial paling populer yang memiliki lebih dari 800 juta pengguna aktif di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Dan dari 800 juta pengguna aktifnya, 62% user juga mem-follow akun-akun brand atau online shop favorit mereka di Instagram. Nah, nggak heran Instagram jadi salah satu tempat favorit bagi para online seller untuk membuka “toko online” mereka.

Selain itu, kamu juga bisa memanfaatkan Facebook dan Instagram untuk memasang iklan demi menjaring lebih banyak lagi konsumen potensial, serta berinteraksi langsung dengan para pelangganmu seperti lewat fitur comment di FB & IG serta membalas twit di Twitter. Mudah banget kan?

  1. Buka toko di marketplace

(Sumber: doofinder)

Selain media sosial, salah satu platform paling banyak digunakan masyarakat Indonesia untuk berbelanja online adalah marketplace atau e-commerce. Nah, Indonesia punya banyak jenis e-commerce yang pengunjungnya bisa mencapai jutaan bahkan ratusan juta setiap bulannya. Buat kamu yang belum punya website atau mencari alternatif jualan online, kamu bisa bergabung dan mendaftarkan tokomu di marketplace-marketplace tersebut.

Dengan membuka toko di e-commerce, kamu bisa mendapatkan pelanggan-pelanggan baru yang mungkin belum mengenal tokomu, tapi tertarik dengan barang atau produk yang kamu jual dengan memanfaatkan fitur search di platform tersebut. Artinya, buat kamu yang baru aja memulai bisnis online, kamu nggak perlu takut tokomu nggak laku karena belum banyak yang kenal nih. Di marketplace e-commerce, akan selalu ada orang yang berbelanja bukan karena tokonya, tapi produk yang memang sedang mereka cari.

  1. Mulai menggunakan chat commerce

(sumber: balesin.id)

Mungkin kamu masih asing dengan tools yang satu ini. Apa sih chat commerce itu? Chat commerce atau conversational commerce pada dasarnya adalah e-commerce atau perdagangan lewat percakapan. Berapa di antara kamu yang setiap sebelum berbelanja online, akan menghubungi / chat si penjual terlebih dahulu? Walaupun terkadang deskripsi produk sudah ditulis dengan jelas, masih banyak pelanggan yang akan menanyakan hal-hal seperti, “barangnya ready nggak?”, “bisa dikirim kapan?”, “ukurannya ada apa aja?”, dan lain sebagainya.

Kebiasaan bertanya sebelum memesan barang secara online dan percakapan-percakapan inilah yang membuat chat commerce semakin populer dan menjadi salah satu hal terpenting dalam bisnis online. Chat commerce bisa diterapkan di mana aja, seperti live chat di website, di e-commerce, atau di aplikasi pesan populer seperti LINE, whatsapp, dan masih banyak lagi.

Naah, buat kamu pengen jualan online tapi nggak punya website, ada solusi tepat dari BALESIN. Di BALESIN, kamu bisa berjualan online lewat chat commerce yaitu LINE, sekaligus punya website sendiri di dalam LINE tersebut! Plus nya lagi, ada teknologi chatbot yang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan pelanggan secara otomatis. Seperti e-commerce, BALESIN juga bisa mengunggah dan menampilkan produk di mini website, hingga melayani proses penjualan dari pemesanan, penghitungan invoice dan ongkos kirim secara otomatis. Kamu bisa coba daftarin tokomu sekarang secara gratis di sini.

  1. Bergabung di komunitas

(sumber: consumerthink.com)

Sebagai penjual online, kamu juga nggak boleh malas untuk menggali berbagai informasi yang berguna bagi produk dan tokomu. Misalnya dengan bergabung di komunitas-komunitas online. Banyak banget loh komunitas yang tersebar di dunia maya, dari mulai komunitas hobi seperti olahraga, action figure, sneakers, hingga komunitas ibu-ibu, perempuan, dan lain sebagainya.

Dengan bergabung di komunitas-komunitas tersebut, kamu bisa menjaring lebih banyak lagi pelanggan potensial yang memang tertarik dengan produk jualanmu, serta mendapatkan insight yang menarik dan berguna untuk mengembangkan bisnis online.

 

Jadi, banyak banget alternatif untuk kamu sukses jualan online tanpa website. Bikin tokomu makin mudah dengan BALESIN.