Perlu Diperhatikan, Ini Hal yang Bisa Bikin Pelanggan Kabur

BALESIN – Apa aja sih hal yang bisa bikin pelanggan kabur? Hubungan antara pemilik bisnis/penjual dengan pembeli/customer emang nggak bisa dipisahin. Nggak heran ada I stilah “pembeli adalah raja”, karena kesuksesan sebuah bisnis emang besar dipengaruhi oleh customer. Makanya nih, untuk bisa survive dan sukses dalam berbisnis online, hubungan antar penjual dan pembeli harus “mesra”, hihi.

Untuk bisa memuaskan para pelanggan, para owner bisnis berlomba-lomba berusaha memberikan pelayanan nomor wahid. Pelanggan gampang berubah dan pindah ke lain hati toko, sulit untuk ditebak, dan nggak mudah untuk mendapatkan loyalitas dari mereka.

Nah sebagai pemilik bisnis, pernah nggak kamu bertanya-tanya,

“Kenapa pelangganmu pindah ke toko lain/kompetitor?”

“Apa yang salah?”

“Bagaimana caranya meningkatkan servis untuk pelanggan?”

 

Hal-hal yang bisa membuat pelanggan kabur

  1. Buruknya pelayanan pelanggan

(Sumber: comicbook.com)

Dilansir dari qminder.com, faktor utama yang menyebabkan pelanggan kabur adalah pelayanan yang nggak memuaskan. Menurut survey yang dilakuin, sebanyak 84% memilih kurangnya informasi dari admin atau penjual menyebabkan mereka frustasi. Sebagai pemilik bisnis, kalau kamu gagal menjawab pertanyaan, kamu beresiko kehilangan 60% dari pelangganmu nih.

Masih dari sumber yang sama, satu aja kesalahan atau pengalaman buruk berbelanja di tokomu udah cukup bikin 58% pelanggan kapok buat belanja dan bakalan milih buat beralih ke toko lain. Jadi, jangan sampai deh pelayanan tokomu dinilai buruk sama pelanggan!

  1. Proses belanja yang lama, nggak efisien, dan nyaman

(Sumber: vecteezy.com)

Di dunia digital, menjual produk aja nggak cukup. Pemilik bisnis juga harus menjual “kenyamanan berbelanja” pada pelanggan. Pemilik bisnis online dituntut untuk responsif dan serba cepat. Termasuk dalam membalas pertanyaan atau pesanan dari pelanggan. Telat sedikit aja membalas, pelanggan kamu bisa-bisa udah beralih ke online shop lain lho.

Proses berbelanja juga nggak boleh ribet. Apalagi jika kamu menggunakan chatting apps. Pelanggan butuh kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi, dari mulai memilih produk, mendapatkan invoice, hingga proses pengiriman barang, semua harus bisa diselesaikan dalam satu langkah yang mudah.

  1. Sulit mengakses online shop

(Sumber: America Retail)

Salah satu kemudahan dalam bisnis digital adalah banyaknya pilihan channel untuk membuat toko online. Sebagai pemilik bisnis online, kita harus terus berusaha memberikan kemudahan pada pelanggan untuk mengakses toko kita. Maksudnya, hadirlah di manapun customer kamu berada.

Manfaatin banyak channel-channel yang tersedia. Bikin akun di media sosial seperti Instagram dan biarkan pelangganmu bisa mengeksplor produk-produk yang kamu tawarkan di feeds, menyediakan pilihan untuk mereka yang nyaman belanja lewat marketplace/e-commerce, hingga berikan pelayanan maksimal lewat chatting messenger. Semakin banyak channel yang kamu gunakan, semakin banyak dan besar juga potensi pelanggan yang bisa kamu jaring.

  1. Kurangnya inovasi yang ditawarkan

    (Sumber: balesin.id)

Bisnismu stagnan dan nggak berkembang? Bisa jadi karena kamu kurang berinovasi. Di era yang semakin cepat berubah dan berkembang ini, kita sebagai pemilik bisnis online juga nggak boleh ketinggalan untuk selalu mengeksplor hal-hal baru untuk meningkatkan skala bisnis dan pelayanan terhadap customer.

Selain dari segi kualitas produk yang harus terus diperhatikan dan ditingkatkan, kata kunci untuk menarik pelanggan adalah: kenyamanan.

Seberapa mudah pelanggan berbelanja di tokomu?

Apakah mereka harus menunggu lama untuk dibalas dan diproses oleh admin?

Apakah proses order, pembayaran, dan pengiriman efisien bagi pelanggan?

Teknologi menjadi kunci untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Menurut qminder, 71% pemilik bisnis menganggap teknologi inovatif sebagai aspek penting atau sangat penting dari strategi kesuksesan mereka.

Seperti yang ditulis oleh Scott Matteson pada IT Innovation Report 2015:

“The best business leaders use technology as a lever to drive innovation, which in turn leads to better technology and more possibilities for further innovation: a sort of perpetual motion machine.”

 

Kamu bisa mencoba cara baru jualan online dengan admin otomatis di balesin.id. 🙂